3.800 Siswa dari 137 Sekolah di Gorontalo Terima Bantuan Kartu Perdana MBJJ

3.800 Siswa dari 137 Sekolah di Gorontalo Terima Bantuan Kartu Perdana MBJJ
137 Sekolah di Gorontalo Terima Bantuan Kartu Perdana MBJJ

GORONTALO -   PT. Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) memberikan bantuan kartu perdana Merdeka Belajar Jarak Jauh bagi siswa di Provinsi Gorontalo.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Manager Brand Telkomsel Gorontalo, Anton Mahendra, kepada Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim di rumah jabatan Wagub, Rabu (26/8/2020).

“Ini adalah program pusat dan untuk Gorontalo saat ini yang akan memperoleh bantuan kartu perdana tersebut baru 137 sekolah di Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango, ” kata Anton.

Anton menuturkan, sekolah yang akan dibantu itu untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA, dengan total penerima bantuan sebanyak 23.000 siswa. Pada pendistribusian tahap awal, Telkomsel akan membagikan kartu perdana MBJJ kepada 3.800 siswa.

“Sesuai arahan pak Wagub, kita akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo untuk mendistribusikan kartu perdana ke sekolah-sekolah, ” imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, kartu perdana MBJJ berisi kuota untuk mengakses media-media belajar, yang juga bisa digunakan untuk konferensi. Kartu perdana yang akan dibagikan secara gratis kepada para siswa itu berisi kuota sebanyak 10 gigabyte (GB).

“Jika kuotanya habis, para siswa bisa membeli kuota lanjutan dengan harga yang sangat murah. Kuotanya hanya untuk belajar, bukan untuk internetan, ”  kata Anton.

Sementara itu, Wagub Idris Rahim mengapresiasi bantuan Telkomsel untuk mendukung program pendidikan di Provinsi Gorontalo.

Dikatakannya, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi para siswa yang hingga saat ini masih belajar secara daring yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19.

“Selain Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango, saya berharap bantuan kartu perdana ini juga bisa diberikan kepada para siswa di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo, ” kata Idris. (***)